Barcelona akui Juventus memiliki 33 trofi.

Barcelona tidak peduli dengan hasil offisial masalah banyaknya perolehan gelar Serie A Italia sampai detik ini memang masih menjadi semacam perdebatan, apabila melihat dan mengacu pada keputusan Federasi Sepakbola Italia (FIGC) maka disebut ada 31 scudetti.

Tapi rupanya sang tim favorit, Barcelona punya pendapat lain, di mana calon lawan Juventus pada laga final Liga Champions tersebut mengatakan piala juara yang pernah diraih tim Juventus sudah bertotal 33 scudetti.

Barcelona menytakan hal tersebutĀ tertuang dalam sesi infografik yang dibuat dan diunggah ke page Twitter resmi Blaugrana, sebutan khas Barcelona dengan judul “everything you should know about Juventus” atau terjermahan ke bahasa Indonesianya “semua yang harus Anda ketahui dari Juventus“, sebagai agenda klub jelang partai final liga Champions minggu ini. Barcelona seakan mengajak para fans untuk mulai menggali lebih dalam tentang Juventus dan tidak meremehkan raksasa klub Italia maupun Eropa ini. Barcelona mengajak fans untuk melihat kearah gelar bergengsi Juventus, apa yang mereka raih selama ini pada semua kompetisi bola internasional.

Satu hal yang paling kontras terbersit pada statistik yang berhasil dikumpulkan Barcelona adalah jumlah scudetti teraih Juventus, dalam infografiknya adalah Barcelona menyebutkan bahwa Juventus telah mengoleksi 33 scudetti. hal tersebut sangatlah berbeda apabila dibandingkan pemberitaan dan pengakuan dari federasi bola dunia seperti FIGC maupun UEFA.

Barcelona menilai kasus mengenai perdebatan jumlah trofi juara diangkat Juventus tersebut muncul usai terjadinya skandal memilukan liga italia atau sebut saja Calciopoli pada tahun 2006 lalu. Skandal ini terkuak kemudian ditelusuri dan berakibat dua gelar scudetti Juventus mesti ditanggalkan. Meski begitu, Barcelona tetap menilai bahwa persepak bola Juventus adalah berbahaya adanya dan 2 gelar scudetti tersebut sah

Menurut hasil wawancara Agen Kerja Bola, sang juara liga Juventus tidak pernah mau mengakui keputusan federasi FIGC tentang ketidak absahan kompetisi liga Italia kampiun musim 2004/05 serta scudetto yang dioper ke Internazionale musim 2005/06 lalu. Masa lalu adalah masa lalu, pembuktian Juventus akan kekuatannya akan kita simak minggu nanti dalam laga kompetisi final Liga Champions.