Barcelona mendapatkan hasil imbang 1-1 ketika melawan Valencia pada leg ke-2 semifinal Copa del Rey dan membuat mereka menorehkan rekor, bagi Ivan Rakitic. Selanjutnya mereka bakal menukankan rekor itu dengan trofi.

Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Mestalla, Kamis (11/02). Barcelona bermain dengan mayoritas striker pelapis, sempat tertinggal 0-1 akibat goal Alvaro Negredo saat babak pertama. Mereka baru mengimbangi skor di menit ke-84 dari sepakan Wilfrid Kaptoum.

Hasil imbang 1-1 tersebut telah membawa Los Cules berhasil lolos ke babak final dengan agregat 8-1, selain melaju partai puncak Copa del Rey. Mereka juga sudah membuat rekor klub, menjalani 29 pertandingan tanpa pernah menelan kekalahan. Rekor itu melampaui catatan 28 pertandingan tanpa pernah kalah dan pernah mereka torehkan pada masa kepelatihan oleh Pep Guardiola.

Rakitik mengungkapkan kalau menorehkan rekor kerja bola bukanlah tujuan utama Barcelona, tetapi tetap saja membuat mereka senang serta rekor tidak akan ada artinya jika mereka tidak berhasil mendapatkan trofi Copa del Rey.

Barcelona Berusaha Mengimbangi Kedudukan

Barcelona berusaha sekuat mungking untuk mengimbangi kedudukan, walaupun sebenarnya rekor 29 pertandingan tidak pernah terkalahkan bukan tujuan utamanya. Los Cules bakal menukarkan rekor tersebut dengan trofi, Barca ingin trus bermain di setiap pertandingan penting dan bekerja keras untuk mendapatkan banyak hal.

Saat ini tim besutan Luis Enrique tinggal menunggu lawan di final antara Sevilla atau Celta Vigo, Sevilla memiliki kans besar mengingat pada leg pertama tepatnya tanggal 4 Februari lalu, mereka menang 4-0 dari Celta Vigo.

Hasil imbang melawan Valencia tersebut turut membuat rekor bagi klub asal Catalan tersebut, Barca tampil tampa adanya beberapa pemain bintang seperti Luis Suarez, Lionel Messi, Neymar Jr, Javier Mascherano, Andres Iniesta dan Gerard Pique. Pasalnya Barca tinggal menjalani laga formalitas usai mendapatkan kemenangan sempurna 7-0 di leg pertama.

Valencia mencoba mengembalikan harga dirinya, memecahkan kebuntukan usai Alvaro Negredp menundukkan penjagaan Marc-Andre Ter Stegen. Keunggulan Los Che sempat bertahan hingga akhir menit babak II, namun Los Cules berhasil mencetak goal balasan dari Kaptoum untuk memaksa pertandingan berakhir imbang.