Barcelona dan Juventus pernah bertemu sebelumnya, Laga puncak Liga Champions antara Barcelona versus Juventus yang akan berlangsung pada Olympia stadion Berlin, Minggu dini hari semakin dekat. Kebetulan saja, siapa saja yang memenangkan trofi Liga Champions kemudian dikukuhkan sebagai Raja Eropa kali, juga dipastikan bakal menjadi treble winners atau tiga tropi bergengsi tahun ini.

Barcelona juga Juventus telah berhasil merajai dua piala bergengsi, akan merebut piala ketiga mereka yaitu piala Liga Champions. Sebelum memegang gelar juara Liga Champions tersebut, Barcelona sudah lebih dulu melibas gelar sang juara La Liga plus Copa del Rey.

Sementara Barcelona dengan prestasinya, Juventus juga tidak ketinggalan dalam menyabet gelar juara Liga Italia Seri A selama 4 kali berturut- turut juga tak ketinggalan gelar juara Coppa Italia setelah menghajar habis-habisan sang tetangga Lazio pada pertandingan ujung mereka dengan skor 2 versus 1.

Barcelona dan Juventus sudah barang tentu akan mati- matian dalam menurunkan skuat dan kemampuan terbaik mereka untuk mengejar gelar ketiga mereka ini. Dan berdasarkan statistik head to head yang diturunkan oleh Liga Champions, Barcelona versus Juventus baru terjadi selama 2 kali sepanjang sejarah.

Pertemuan pertama Barcelona dan Juventus terjadi waktu itu 9 April 2003 di markas Barcelona di Camp Nou, pertempuran sengit berakhir dengan angka 1-1. Sementara perhelatan kedua terjadi di Turin, waktu itu Juventus mengantongi tiket menuju ke final setelah menang 2-1 atas Barcelona

Tak lupa juga pada perhelatan UEFA Cup Winners, dua laga terjadi pada babak sebelum final tahun 1991, Barcelona mengeluarkan permainan menghentak dengan memenangkan laga mereka home maupun away. Juventus pada saat itu masih mempunyai sang legenda sepakbola dunia, Roberto Baggio. Namun, tetap saja roberto Baggio tidak mampu menghujam serangan ke gawang Barcelona yang diketuai oleh Ronald Koeman.

Barcelona dan Juventus juga sudah pernah berperang pada perhelatan European Champions Clubs. Putaran perempatfinal musim 1986, waktu itu Juventus memiliki legenda dunia Michel Platini tapi tetap saja harus berlutu dengan hasil akhir agregat 2-3.