Diego Pablo Simeone seorang petaih Atletico Madrid, dirinya sudah lama tidak melihat Fernando Torres mencetak gol untuk Atletico. Dirinya tidak risau dan yakin bahwa puasa gol Torres akan berakhir, pemain asal Spanyol itu sudah tampil selama 21 pertandingan pada tahun ini walau hanya 9 kali menjadi starter.

Dia baru menyumbangkan 2 gol untuk Atletico Madrid, gol terakhir yang diciptakan dia pada saat pertandingan melawan Eibar di La Liga tanggal 19 September yang lalu. Artinya dia telah menjalani puasa mencetak gol selama 3 bulan. Pertandingan antara Atletico Madrid dengan kerja bola Reus Deportiu di leg kedua babak 32 besar Copa del Dey diadakan pada hari Kamis, 17 Desember 2015. Fernando Tores sudah bermain penuh, dirinya mendapatkan 4 kesempatan baik namun dia tidak bisa memanfaatkan kesempatan tersebut.

Diego Pablo Simeone Bahagia Melihat Fernando Torres

Diego Pablo Simeone mengatakan seperti dikutip oleh Football Espana bahwa kini saya sangat bahagia dengan performa Torres, dia sudah berlatih dengan sangat baik serta sangat sempurna dalam melewati lawan dan dia saat ini sudah mengakhiri puasa golnya sekitar 3 bulan. Gol merupakan sebuah konsekuensi serta sangat penting untuk dia menemukan posisi tepat dan menciptakan peluang. Atletico dan Barcelona kini bersaing ketat di puncak klasemen sementara La Liga, dengan absennya Barcelona di laga akhir pekan ini telah membuat Atletico mendapatkan peluang untuk menguasai puncak klasemen tunggal. Kedua tim tersebut memiliki poin sama atau imbang yaitu 35 poin dari 15 laga, tapi Barcelona berada pada posisi pertama berkat keunggulan selisi gol.

Atletico Madrid akan menjamu ke kandang Malaga pada hari Senin, 21 Desember 2015 dinihari, pertandingan antara kedua klub itu akan diadakan di El Madrigal dengan sebuah kepercayaan dari tinggi menyusul lima kemenangan selama berturut-turut di La Liga dan tidak terkalahan dalam 9 laga terakhir sedangkan Malaga masih naik turun di papan klasemen sementara dalam 6 pertandingan di liga, Malaga hanya mendapatkan kemenangan 1 kali dan mengalami 3 kali kekalahan. Inkonsistensi itu menempatkan mereka pada peringkat ke-16 klasemen sementara dengan mengoleksi 14 poin.