Guardiola, mantan gelandang Blaugrana tetap berterima kasih atas dirinya yang kembali ditunjuk untuk menjadi boss Barcelona setelah ia pergi tahun 2008.

Guardiola, mantan boss Barcelona telah didukung pihak publik tawaran Joan Laporta untuk putaran kedua sebagai Presiden Klub. Laporta sendiri telah menghabiskan tujuh tahun di kursi jabatan tertinggi di Camp Nou antara 2003 sampai 2010, selama masa tersebut yang selalu ia masukkan bermain adalah Guardiola bertugas pada skuad senior.

mantan pemain gelandang dari Blaugrana tidak memiliki pengalaman sebelumnya dalam hal melatih tingkat tinggi, hanya pernah satu tahun dalam dunia melatih tim B dalam klub.

Bagai pertaruhan spektakuler, Guardiola memimpin Barcelona ke Treble win bersejarah dalam arahan musim pertamanya, dan saat ini boss Bayern Munich sangat berterimakasih kepada Laporta untuk memberi dirinya kesempatan.

Guardiola berumur 44 tahun ini ingin melihat Laporta menang dalam pemilihan presiden bulan depan. “semua kandidat calon merupakan pilihan baik, tapi aku tak bisa menyimpan hubungan pribadi saya dan rasa sayang saya terhadap teman saya Joan Laporta.” kata Guardiola kepada Kerja bola dalam sebuah wawancara singkat.

Laporta adalah sosok seorang presiden yang memberi Guardiola kesempatan untuk menjadi pelatih Barcelona pada saat itu. Laporta akan melawan presiden Barca saat ini, Josep Maria Bartomeu, tapi Jordi Majo dan Augusto Benedito juga diharapkan untuk menjalankan pemilihan presiden klub Barcelona.

Untuk saat ini Pep Guardiola menegaskan drinya hanya ingin dicintai meskipun ia merupakan sosok pria yang hanya terobsesi dengan trofi perak. Pada umur ke 44 pelatih Barcelona tersebut telah membawa kemenangan dalam Liga Champions dua kali, serta Lima gelar Liga Jerman dan Spanyol dimasa enam tahun ia menjadi manager barcelona.

Guardiola ditanya bagaimana ia mulai memimpin Barcelona, ia menyatakan dia didorong oleh rasa kasih sayang dari orang yang bener bekerja dan bukan hanya memberi iming-iming.

“Jika Anda ingin tahu apa yang saya inginkan dalam hidup dan dari pekerjaan saya, saya ingin dicintai, aku tidak mencari lebih Itulah yang saya inginkan, itu perasaan Sungguh, aku tidak mencari gelar.”