Iker Casillas Kiper dan kapten Real Madrid menceritakan kepada media bola internasional bahwa ia dan sang mantan pelatih Real Madrid, sering sekali bertikai. Alasannya? Carlo Ancelotti senang membangku cadangkannya sepanjang laga Laliga 2013/14.

Carlo Ancelotti memang terlihat sering menurunkan Diego Lopez menjaga gawang Real Madrid bila dibandingkan dengan Iker Casillas ketika ia menjabat sebagai arsitek serang bertahan Real Madrid di Santiago Bernabeu selama musim tersebut. Bisa saja strategi mengistirahakan Iker Casillas ini merupakan langkah warisan dari pelatih sebelumnya, Jose Mourinho.

Iker Casillas pada musim 2014-2015 akhirnya diturunkan sang pelatih. Sekarang, sembari mengucapkan perpisahan kepada Carlo Ancelotti, ia pun membeberkan kekesalannya kepada media. Iker Casillas merasa sangat kesal dan marah ketika ia harus duduk dibangku cadangan sebegitu lamanya.

“Saya rasa pemecatan Carlo Ancelotti adalah keputusan terbaik yang bisa dihadirkan segenap manajemen dan ofisial tim Real Madrid,” terang Iker Casillas kepada agen prediksi bola.

“Saya kesal dengan Carlo Ancelotti karena ia tidak mau memainkan saya di lapangan bersama rekan setim, tapi tentu saja saya sangat berterima kasih atas asuhan dia kepada saya selam ia menjabat. Dia tetap pribadi yang baik bagi kami, dia berhati mulia dan kami sangat mencintainya. Pintu Real Madrid selalu terbuka untuk seorang Carlo Ancelotti,” jelas Iker Casillas kepada media bola internasional.

Iker Casillas berbicara kelanjutan langkah untuk musim berikut, sebenarnya ia sendiri belum masukzona aman sebagai penjaga gawang Real Madrid. Hal ini dikarenakan isu panas menyangkut tim Manchester United dan kipernya David De Gea yang diberitakan akan segera terbang ke Real Madrid.

Menyusul kabar tersebut, lahir gosip Internazionale atau Inter Milan yang akan merekrut Iker Casillas dari Laliga apabila nama Iker Casillas tersedia pada bursa transfer musim selanjutnya.

Onda Cero menyebutkan bahwa Iker Casillas yang seharusnya bertahan di Real Madrid hingga 2016 nanti bisa saja melayang ke tim bergengsi manapun dengan tebusan t €15 juta.

Khusus untuk Inter Milan, segala keputusan akan diberikan setelah mereka selesai merancang manajemen Internazionale yang baru untuk musim laga berikutnya.