Jan Oblak seorang penjaga gawang Atletico Madrid mampu menjaga konsostensi sampai akhir, dengan menguasai klasemen sementara La Liga setelah 19 kali bertanding. Atletico menunjukkan kalau mereka merupakan kandidat untuk menjuarai La Liga tahun ini.

Dari 19 kali berlaga, kini mereka mengumpulkan 14 kemenangan, 2 kali bermain seri serta 3 kali mengalami kekalahan. Klub asuhan Diego Simeone itu memimpin klasemen dengan torehan 44 poin, mereka unggul 2 poin dari Barcelona yang baru menjalankan 18 kali pertandingan.

Dalam 10 laga terakhir di La Liga, Atletico sukses mengumpilkan 8 kali kemenangan, 1 hasil imbang dan 1 kali mengalami kekalahan. Dari catatan itu sudah bisa dikatakan baik, dan Jan Oblak berharap klubnya bisa terus mendapatkan hasil sempurna sampai akhir tahun.

Kiper asal Slovenia itu bicara kepada Marca bahwa kerja bola kami sudah menampilkan kalau kami bisa tampil baik selama ini, kami tampil dengan sempurna serta mampu berada dipuncak klasemen. Tentu saja perjalanan kami masih panjang, dirinya berharap Atletico terus menerus mendapatkan hasil lebih baik lagi.

Jan Oblak Faktor Kesuksesan

Jan Oblak merupakan salah satu fantor kesuksesan, kini klubnya menduduki puncak klasemen. Dia telah tampil sekitar 19 kali di La Liga tahun ini, dari 19 penampilannya tersebut. Dia juga berhasil menorehkan 12 clean sheet, dari 20 klub Liga Spanyol lainnya.

Atletico Madrid juga mencatatkan sebagai tim dengan jumblak kebobolan paling sedikit sekirtar 8 gol saja, yang paling terpenting adalah terus-menerus menjaga serta mempertahankan penampilan dan berada diposisi teratas klasemen. Dirinya berharap mereka mampu mempertahankannya.

Diego Simeone yakin kalau salah satu pemainnya, Jackson Martinez, akan segera memperoleh goal. Melihat dari catatan gol, penampilan dia jauh dari kata unggul. Walau begitu sang pelatih yakin kalau dia mampu mencetak gol dalam pertandingan selanjutnya, hinggah bulan Januari 2016 ini.

Striker asal Kolombia tersebut sudah bermain sekitar 14 kali di Liga Spanyol, tetapi dia baru menghasilkan 2 goal saja. Diluar itu dia juga baru mengkreaksikan 9 kans untuk klubnya, akurasi dirinya tidak terlalu bagus. Dalam catatan Squawka, dari 14 kali dia menampilkan diri. Dia baru melepaskan 17 attempsts dan 9 diantaranya menuju sasaran serta 8 lainnya tidak menuju sasaran.