Jurgen Klopp merasa kecewa dengan kekalahan pasukan timnya, Liverpool saat berhadapan dengan pasukan Manuel Pellegrini, Manchester City. Klopp tidak bisa menutupi kekecewaanya setelah ditumbangkan Manchester City dan gagal mempersembahkan trofi Capital One Cup 2016 kepada klub. The Reds harus kalah melawan The Citizens dengan skor 3-1.

Pasukan Jurgen Klopp kalah lewat aksi pinalti atas City dibabak final yang berlangsung di Stadion Wembley, hari Minggu (28/2/2016). Pada babak pertama, kedua tim harus bermain imbang. The Reds gagal untuk mengangkat trofi setelah tendangan pinalti dari Lucas Leiva, Lallana, dan Coutinho berhasil dihalang oleh Willy Caballero.

Saat laga tersebut kedua kesebelasan yang sedang terombang-ambing di Premier League berusaha untuk merebut trofi pertama dimusim ini. Kedua tim dalam menjalankan pertandingan ini langsung bermain dengan ngotot dan banyak terjadi pertarungan di Lini Tengah.

Catatan tersebut jelas menambah prestasi buruk Jurgen Klopp dalam ajang laga final. Berdasarkan mesin statistik OptaJoe, Klopp sudah pernah gagal dibabak final sebanyak empat kali di empat musim secara berturut-turut.

Setelah laga Liverpool vs Manchester City serta kerja bola siap digelar, Jurgen Kloop mengaku kecewa, tapi Klopp menegaskan kalau dirinya akan bangkit secepatnya dari keterpurukkan ini karena hanya ini yang bisa dia berikan dan kerjakan untuk tim di pertandingan selanjutnya.

Jurgen Klopp Kecewa Dengan Hasil Akhir

Jurgen Klopp, manajer sekaligus pelatih Liverpool kepada media Sky Sports mengatakan kalau dirinya kecewa sekali terhadap hasil akhir dari pasukannya. Tapi disisi lain, dirinya senang dengan sudah banyak melihat hal dalam permainan. Hal itu terjadi pada saat babak pertama laga dimana kami seharusnya bisa mencetak gol, memanfaatkan peluang, melakukan segalanya dan mendapatkan gol untuk tim kami.

Jurgen Klopp menambahkan, mereka memiliki serangan balik, tapi dalam laga tersebut hanya membutuhkan sedikit keberuntungan. Setelah berhasil mencetak gol, kami kembali bangkit untuk melanjutkan pertandingan tersebut. Kami memang sedang tidak cukup beruntung di pertandingan tersebut, tapi begitulah cara kami bisa kalah dalam final.