Klopp dianggap sebagai pelatih yang tepat buat Liverpool. Hal itu dinyatakan oleh gelandang Liverpool, Roberto Firmino. Firmino sangat senang dengan keputusan yang diambil Liverpool untuk memilih Jurgen Klopp sebagai pelatih mereka. Menurut Firmino tidak ada yang lebih bagus dan hebat dari dia untuk mendidik tim asal Merseyside, Liverpool.

Klopp dinobatkan sebagai manager Liverpool pada bulan Oktober beberapa bulan yang lalu dengan menggantikan posisi Brendan Rodgers yang sudah dipecat karena telah gagal membuat Liverpool untuk meraih sebuah kemenangan. Dirinya dianggap sebagai suksesor karena dia tahu apa yang akan dia lakukan untuk timnya sekarang.

Firmino dan kerja bola mengatakan, Saya sangat senang ketika dirinya ditunjuk sebagai pelatih baru kami di Liverpool. Saya juga belum pernah bermain banyak untuk Liverpool saat dirinya dinobatkan atau diangkat sebagai pelatih baru kami. Tetapi untungnya, kami sudah saling kenal satu sama lain sebelumnya sehingga jalinan hubungan kami saat ini sudah sangat baik.

Klopp Merupakan Pribadi Yang Hangat

Klopp merupakan pribadi yang hangat dan dapat cepat menjalin suatu hubungan yang baik dengan para pemain Liverpool yang lain. Klopp juga bisa langsung akrab dengan semua pemain. Klopp juga sudah membuat sebuah citra yang bagus untuk Liverpool, kata Firmino yang merupakan mantan gelandang dari Hoffenhein.

Sebelumnya dirinya juga pernah ditanya mengenai kontrak baru untuk salah satu didikannya yaitu Joe Allen. Tetapi ketika ditanya soal Joe Allen, Pelatih Liverpool malah memilih untuk tidak menjawab dan bungkam mengenai kontrak baru buat Joe Allen. Allen juga pernah memenangkan Liverpoor saat melawan Soton (Southampton) dengan skor 6-1 pada Piala Liga dan kotraknya di Liverpool kini hanya tersisa 18 bulan yang berlaku.

Kepada Reporter, Pelatih tersebut mengatakan bahwa saat ini dia tidak mau memikirkan masalah kontrak atau apapun yang berhubungan dengan hal itu. Musim masih harus kami jalani. Alen masih bermain dengan bagus di Liverpool saat melawan Bordeaux. Bukan menjadi suatu keputusan yang mudah untuk diri saya ketika saya harus merelakannya absen saat akan melawan Swansea City.