Massimiliano Allegri merupakan pelatih Juventus, dirinya mengatakan pertandingan antara Juve dengan Bayern Munchen di Liga Champions akan menjadi laga yang indah serta dirinya juga sudah yakin bahwa Juve tidak akan hanya tampil bertahan. Pertandingan Bayern Munchen akan menjadi lawan Juventus di babak 16 besar Liga Champions, Bianconeri akan lebih dulu menjadi tuan rumah di babak pertama pada tanggal 23 Febuari sebelum pergantian lawan ke Allianz Arena pada tanggal 16 Maret. Kedua klub memiliki catatan statistik, Die Roten lebih ungguk dari pada Juventus.

Sejak tahun 2015, Bianconeri baru satu kali mampu mengalahkan Bayern dalam 6 kali pertemuan mereka. Sedangkan kerja bola dalam 4 pertemuan mereka, Die Roten tidak bisa dikalahkan dari Bianconeri dengan catatan 3 kali mendapat kemenangan, 1 kali mendapat hasil imbang, mencetak 8 gol dan hanya kemasukan 1 kali. Walau akan berhadapan dengan percobaan yang sulit, Juventus dikatakan Massimiliano Allegri tidak hanya bertahan saat melawan Robert Lewandowski beserta teman-temannya. namun pelatih 48 tahun itu menyadari bahwa Juventus harus mempersiapkan diri sebaik mungkin jika ingin berhasil lolos ke perempatfinal.

Massimiliano Allegri Melihat Pertandingan Fantastis

Massimiliano Allegri mengatakan kepada Corriere della Sera seperti dikutip Football Italia bahwa apakah kami harus parkir bus, justru itu tidak mungkin. Itu akan menjadi pertandingan yang indah serta harus mempersiapkan diri dengan baik lagi agar bisa lolos ke perempatfinal, kami harus lebih tangguh lagi untuk berhadapan dengan sprint di pertandingan. Turnamen Eropa itu sangat penting, setelah pertandingan final di Berlin pada tahun lalu. Ketenaran internasional Juventus sudah berubah, pertandingan memang dihitung dan mereka harus berhasil menjuarainnya. Namun Liga Champions dilihat oleh seluruh dunia serta kami harus berhasil lolos setidaknya ke babak 16 besar.

Sebelumnya Bianconeri diyakinkan mampu tundukkan Die Roten, mantan pelatih Juventus yaitu Fabio Capello meyakinkan dengan kemampuan yang dimilikki mantan klubnya. Mereka mampu mengalahkan raksasa Jerman tersebut, juara bertahan Serie A itu terpilih untuk menghadapi klub asuhan Josep Guardiola pada babak 16 besar dan Mereka akan lebih dulu bertindak sebagai pemilik lapangan. Walaupun begitu mereka berhasil mematahkan semangat pada tahun lalu ketika mengalahkan Real Madrid dengan skor akhir 3-2 di semifinal.