Pep Guardiola mampu meraih kesuksesan karena saat ini dirinya sedang tergila-gila terhadap sepak bola, Douglas Costa telah menilai dirinya saat melatih Bayern Munchen sudah sangat sempurna. Dirinya juga baru mengawali karirnya sebagai pelatih sepak bola sejak tahun 2007 yang lalu, namun dalam waktu kurang dari 10 tahun berhasil meraih segudang trofi.

Pep Guardiola langsung membuat sensasi ketika dirinya membawa Barcelona meraih 6 trofi pada tahun 2009 yang lalu, selama 4 tahun melatih barca. Dirinya juga berhasil merebut 14 gelar juara, koleksi piala Guardiola terus bertambah setelah dirinya melatih Die Roten. Menangani Die Roten pada tahun 2013, dirinya sudah menampilkan 5 trofi untuk klubnya itu. Di luar persoalan penghargaan, Pep Guardiola juga di kenal sebagai pelatih klub yang pintar dalam soal taktik. Dirinya berhasil melaksanakan tiki-taka saat masih mengasuh Barcelona serta memodifikasinya setelah bekerja di Bayern, bagi costa dia memang sosok pelatih yang sempurna. Pemain sayap asal Brasil itu banyak belajar darinya.

Douglas Costa mengatakan kepada Globo Esporte bahwa saat itu saya sampai di Bayern, dia bertanya sesuatu kepada saya. Bagaimana kabarmu? apa sudah siap untuk belajar sesuatu tentang bola ataupun bemain sepak bola? Sebelumnya dirinya berpikir tugas seorang pelatih hanya mengatur klub, tapi Pep Guardiola itu merupakan sosok pelatih yang berbeda. Dia tergila-gila dengan sepak bola serta karena hal itu dia menjadi fenomena, saat masih di Shakhtar saya mundur untuk lebih banyak bertahan. Tapi kerja bola saat ini saya ingin membantu Bayern Munchen untuk mencetak banyak gol, lalu saya lebih bayak menyerang saat bertanding.

Pep Guardiola Menunjukan Kemampuan Terbaik

Pep Guardiola mampu mengeluarkan kemampuan terbaik dalam setiap pemain, itulah kenapa dia bisa seperti saat ini. Tidak lama lagi dia akan meninggalkan Bayern Munchen pada akhir tahun ini ketika kontraknya berakhir, dia juga dikabarkan akan menju ke beberapa klub yaitu Mancheter City, United dan Chelsea.

Dia akan digantikan oleh Carlo Ancelotti saat tahun depan, Ancelotti juga menilai tentang Marcelo Lippi sebagai pelatih terbaik di dunia. Lippi yakin kompatriotnya itu tidak akan menemui masalah berarti di Bayern, pria 56 tahun itu akan mulai menangani Bayern sejak tahun depan. Menduduki kursi pelatih yang sudah ditinggalkan oleh Pep Guardiola. Di klub sekelas Bayern, Ancelotti jelas akan mendapati tekanan yang tidak kecil. Dia juga akan berhadapan dengan ego besar terhadap para pemain bintangnya.