Real Madrid pada saat berada diruang kamar ganti memiliki suasana yang bisa dibilang memanas. Cristiano Ronaldo beserta timnya berhasil mengalahkan Shakhtar Donetsk dengan memperoleh skor 4-3. Keberhasilan ini sekaligus memantapkan posisi Real Madrid untuk berada diposisi puncak klasemen sementara Group A. Dari lima pertandingan Real Madrid sudah mengumpulkan poin sebanyak 13 poin. Tiket untuk menuju kebabak 16 pun sudah bisa mereka pegang setelah tersisa satu pertandingan lagi pada bulan Desember mendatang.

Sementara itu Shaktar menerima hasil buruk dan sudah dipastikan mereka gagal dan harus mengubur ambisi mereka untuk bisa tampil di fase gugur. Saat ini Shaktar baru memperoleh poin sebanyak 3 poin saja. Dari Group A ini, Real Madrid akan ditemain PSG (Paris Saint Germain) yang pada laga lainnya PSG berhasil mengalahkan Malmoe dengan memperoleh skor 5-0

Kemenangan Real Madrid serta tim kerja bola di Arena Lviv, pada hari Kamis (26/11/2015) sempat diragukan oleh banyak pihak. Pasalnya setelah usai kekalahan yang memalukan di El Clasico, penampilan Real Madrid diragukan untuk bisa menang. Tetapi yang terjadi justru sebaliknya dimana pemainnya tidak terjadi masalah apa – apa.

Real Madrid Memperagakan Pemain Penyerang pada Awal Pertandingan

Real Madrid pada awal pertandingan sudah memperagakan pemain penyerang. Hasilnya dua menit saat laga berlangsung pertahanan dari tim tuan rumah langsung diancam setelah Luca Modric memberikan umpan cantik pada Ronaldo. Sayangnya umpamn tersebut tidak bisa dimanfaatkan Ronaldo setelah hasil akhirnya melebar. Modric pun akhirnya kembali menjadi pembobol pertahanan lawan. Umpannya pada menit ke-18 berhasil diteruskan oleh Gareth Bale sebelum dioper kembali Ronaldo untuk memperdaya kiper Andriy Pyatov.

Shakhtar tidak mau tinggal diam dengan keadaan ini. Tuan rumah mendapatkan kesempatan dari set pice. Beruntungnya Raphael Varane berhasil mengambil alih tendangan Ivan Ordets.

Pada babak kedua pertandingan, Madrid yang memegang babak selanjutnya tidak memberikan kesempatan pada tuan rumah untuk memegang permainan. Lima menit pertandingan berjalan Modric sudah menggandakan kedudukan. Unggul dengan 2-0 tidak membuat Madrid merasa puas. Dua menit berselangnya pertandingan Daniel Carvajal yang memberikan ganjaran untuk pemain Shakhtar dengan golnya. Ketinggalan tiga gol membuat pemain Shakhtar kehilangan gairah untuk bermain. Kondisi tersebut sangat di manfaatkan pasukan Madrid untuk terus menekan Shakhtar. Ronaldo kembali menunjukkan dirinya sebagai pemain yang haus akan gol dipentas  Liga Champion setelah berhasil mencetak gol pada menit ke-70

Tuam Rumah, Shakhtar akhirnya bisa juga memperkecil ketinggalan lewat gol yang dicetak oleh Alex Teixeira pada menit ke-78. Berselang lima menit gawang Real Madrid kembali dibobol lewat gol yang diciptakan oleh Dentinho. Bisa mengejar dua gol membuat pemain Shakhtar kembali semangat untuk bermain. Skor akhir menjadi 3-4 untuk kemenangan Real Madrid.