Zinedine Zidane baru-baru ini menyatakan bahwa ia akan tetap melatih Real Madrid Castilla minimal satu musim kedepan. Pengumuman pernyataan tersebut melenyapkan semua gosip tentang dirinya akan bekerjasama dengan Rafael Benitez dengan menjadi asisten pelatih Real Madrid.

Dengan Lisensi Pro UEFA miliknya, Zinedine Zidane seharusnya layak untuk ikut menukangi tim Real Madrid, tim yang mengangkat nama seorang Zinedine Zidane ke puncak karirnya. Rumor tersebut santer beredar karena Zinedine Zidane pernah mengawal Carlo Ancelotti, juga sebagai asisten Real Madrid, waktu itu Zinedine Zidane bertahan selama satu musim (2013-2014).

Zinedine Zidane senang melatih tim Castilla, saya kan melanjutkan apa yang saya bangun di Castilla selama satu tahun kedepan. Diluar itu, saya tidak memiliki proyek lain. Namun, sudah pasti menjadi seorang pelatih di La Liga adalah target utama saya, biarpun saya belum tahu tim La Liga mana yang akan saya latih,” kata Zizou julukan Zidane kepada agen bola terpercaya baru- baru saja.

“Jika saya ditunjuk oleh Presiden Real Madrid, Florentino Perez untuk menukangi tim utamanya? Saya pasti menerimanya, saya sudah pasti bahagia di Madrid,” pungkas Zinedine Zidane kepada wartawan agen bola terpercaya.

Zinedine Zidane tertunda satu langkah untuk melatih klub lain adalah Castilla belum memberikan harapan dibawah asuhan Zinedine Zidane . Maka langkah untuk menunda ZInedine Zidane memimpin tim utama terpaksa harus dilakukan pihak ofisial Real Madrid.

Real Madrid baru saja berpisah dengan Carlo Ancelotti karena hasil mengecewakan menimpa Real Madrid di musim ini. Isu kontroversial seperti sudah adanya keretakan hubungan antara pelatih dengan pemain juga terdengar. Namun Zinedine Zidane tetap berpikir positif untuk masa depan Real Madrid

“Kita belum tahu apa yang akan datang untuk masa depan Real Madrid. Pelatih baru juga sudah datang. Mungkin mereka merasa ini bukan waktu yang tepat bagiku untuk melatih tim utama Real Madrid. Tapi tenang saja, saya masih bahagia melatih Castilla,” jelas Zinedine Zidane menutup wawancara dengan reporter kerja bola.